• Kendal Tanggap Covid-19
blog-img-10

Posted by : ikp

DINAS KESEHATAN KENDAL BERIKAN PELATIHAN PEMULASARAN JENAZAH INFEKSI COVID-19

Kendal- Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal memberikan pelatihan  pemulasaran jenazah terinfeksi Covid-19 kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kendal, Rabu (15/4/2020) bertempat di aula gedung PMI Kendal, Jawa Tengah.

Hadir dalam kegitan itu, Dina Kamiswari dari Dinas kesehatan Kendal, Kepala Markas PMI Kendal, Toni, dan 4 orang narasumber dari Dinas Kesehatan, serta 20 orang peserta terdiri dari relawan dan staf PMI Kendal.

Dina Kamiswari dari Dinas Kesehatan Kendal mengatakan, pelatihan ini sebagai persiapan dari Dinas Kesehatan dan PMI terkait  dengan adanya virus Covid-19. "Pelatihan ini untuk persiapan pemulasaran jenazah terinfeksi virus, yang mana penatalaksanaan pemandian hingga penguburan jenazahnya berbeda dengan jenazah lainnya, karena telah masuk kategori jenazah terinfeksi, sehingga harus sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku," tuturnya.

"Dinas Kesehatan saat ini memiliki 4 tim khusus untuk menangani masalah jenazah terinfeksi, jadi Dinkes Kendal menggandeng PMI jika memang nanti terjadi peledakan kasus Covid-19. Namun harapnya, karena PMI sebagai tim cadangan semoga nantinya tidak terpakai, cukup dari dinas saja," tambah Dina.

Toni Kepala Markas PMI Kendal menyampaikan, pelatihan tersebut untuk meningkatkan kualitas para anggota dan staf. "Kami dari PMI Kendal mengucapkan terima kasih kepada Dinkes yang telah memberikan pelatihan, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas teman-teman relawan dan para staf PMI Kendal," ujarnya.

"Karena sedang ramai Covid-19, kami benar-benar menyiapkan diri, salah satunya mengikuti pelatihan memandikan jenazah yang terinfeksi virus, agar nantinya dapat membantu masyarakat, tetapi harapannya hal itu tidak terjadi di Kabupaten Kendal," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Sukarela PMI Kendal, Aji Kurniawan mengatakan siap jika dibutuhkan oleh masyarakat. " Kami selalu siap untuk membantu masyarakat, akan kami tindak lanjuti terlebih dahulu, namun jika ada kesulitan kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan," ucapnya.

(Diskominfo/HR)